Tulisan : Prinsip Belanja

Hidup ini memiliki kebutuhan yang banyak secara materi. Pengelolaan materi/keuangan menjadi hal yang penting untuk dipahami baik oleh laki-laki maupun perempuan.

Nah, sesekali tulisan kali ini saya ingin memberikan salah satu hal yang menjadi poin-poin penting dalam hal membelanjakan uang yang selama ini saya lakukan. Orang-orang yang mengenal saya pun sering melihat saya terlalu berlebihan dalam belanja sebuah barang, tapi semua itu memiliki dasar.

Saya menyukai salah satu prinsip teman saya, dia mengatakan bahwa: Bila kebutuhan ataupun keinginan kita bertambah, jangan berhemat. Tapi berpikirlah bagaimana caranya menambah pemasukan. Menarik sekali dan saya menggunakan cara tersebut. Kebutuhan saya kian bertambah pun keinginan saya terhadap sesuatu juga banyak. Untuk itu saya berupaya untuk menambah penghasilan saya selama ini.

Prinsip belanja ini diperkuat dengan latar belakang saya yang dulu belajar di dunia desain, dimana desain adalah ujung tombak dari sebuah produk konsumsi. Entah itu desain 2D ataupun 3D. Desain juga membuat harga barang kadang tidak masuk akal.

Sebagai konsumen, kita harus cerdas dan tahu betul apa yang kita beli. Jadi berikut ini adalah beberapa hal yang saya terapkan dalam  belanja saya selama ini. Saya tidak menulisnya secara urut berdasar prioritas.

  • Belanjalah untuk masa depan. Saya mengartikan seperti ini; hal-hal tersier yang bisa kita beli saat ini untuk ketika berkeluarga nanti, belilah saat ini. Kelak jika kita sudah berkeluarga, untuk membeli barang-barang itu kadang tersandung oleh kebutuhan lain seperti susu bayi, popok, garam dapur, dll. Barang tersier seperti tas carrier, sepeda gunung, buku (bagi banyak orang, buku adalah barang tersier), kamera, atau hal-hal yang berkaitan dengan kesukaan/hobi kita. Apalagi diawal berkeluarga nanti, biasanya perekonomian belum stabil bagi pasangan muda. Kecuali orangtuamu adalah konglomerat kaya raya yang hartanya cukup untuk 7 turunan dan kamu tinggal menerima sumbangan orang tua.
  • Belanjalah barang berkualitas. Saya mengartikan prinsip ini sebagai investasi barang jangka panjang. Meski kualitas tidak selalu berbanding lurus dengan merk, tapi biasanya merk memang menjamin kualitas, hukumnya seperti itu. Untuk membeli barang tertentu kita harus punya referensi, jika kita tidak ahli dalam hal tersebut, maka jangan malu bertanya pada orang yang kita anggap ahli dalam hal tersebut. Misal kamu mau beli kamera dengan anggaran sekian rupiah. Maka tanyalah dan carilah referensi dengan harga seperti itu, carilah barang yang kualitasnya paling baik diantara yang lain atau jika ada barang yang harganya sedikit diatasnya dengan selisih wajar dan kualitasnya lebih baik, tahanlah sedikit untuk menabung. Ini penting karena ini berkaitan dengan usia pakai. Barang konsumsi diciptakan dengan masa pakai tertentu oleh produsen.
  • Belanja investasi, seperti pada bahasan sebelumnya. Ketika kamu beli tas carrier, kamera, dan lain lain saat ini. Berpikirlah bahwa itu adalah investasi, kamu bisa menggunakannya untuk traveling bersama keluargamu kelak. Beli kamera juga seperti itu, semua itu kamu tujukan sebagai investasi masa depan, berpikirlah ketika membeli barang akan digunakan untuk apa barang itu di masa yang akan datang? Beli jangan cuma dipikir tentang keinginan saat ini, tapi akankah barang itu dibutuhkan di masa yang akan datang juga? Dan untuk memiliki investasi yang baik, pastikan kamu menggunakan prinsip belanja barang berkualitas diatas.
  • Belanja cerdas. Konsumen harus cerdas dan perlu belajar pola pasar dan berkembangan teknologi. Jika kita amati misal teknologi Android yang baru beberapa tahun lalu muncul dan perkembangannya yang sangat pesat, maka berpikirlah ketika kamu membeli perangkat android, kira-kira masa updatenya berapa lama ya? Karena sistem operasi ini pada versi-versi terbarunya bahkan menuntut untuk upgrade handphonenya sekaligus. Akibatnya barang yang kamu beli tidak bisa mengikuti update sistem operasi dan akhirnya barangmu cepat out-of-date. Ini adalah contoh dimana kita bisa mengambil sikap terhadap teknologi. Karena teknologi adalah salah satu hal yang perkembangnya paling cepat.
  • Belanja desain. Sebagai  seseorang dengan latar belakang desain saya ingin berbagi sedikit tips dengan studi kasus agar teman-teman bisa langsung memahami. Belanja desain ini sangat penting karena berkaitan dengan kenyamanan dan keawetan kita menggunakan sebuah barang. Desain bisa membuat kita tidak mudah bosan terhadap barang yang kita pakai, begitu juga sebaliknya dan ini ada ilmunya khusus yang mempelajari hal tersebut dalam dunia desain. Saya contohkan dengan Handphone produksi SAMSUNG dan APPLE. Samsung menggunakan strategi desain yang menyasar dari segmen low-end sampai high-end dengan perkembangan desain yang sangat cepat. Bisa saya katakan, dalam 3 bulan ada produk Samsung terbaru yang muncul ke pasar. Otomatis diikuti dengan software dan desain yang baru. Kami, desainer belajar tentang mendesain sebuah produk dengan usia desain tertentu. Dan Samsung (dalam analisis saya) menggunakan desain berumur pendek. Artinya kamu membeli produk HP samsung satu tahun yang lalu, mungkin kamu sudah bosan dengan desain perangkatnya selain karena begitu banyak produk baru yang muncul dalam merk yang sama. Ini berbalik dengan strategi desain yang dilakukan Apple, mau tidak mau mungkin kita harus mengakui bahwa desain apple bersifat long-lasting design. Artinya produknya secara desain tidak membuat konsumennya cepat bosan. Pun kamu membeli perangkat dari apple 5 tahun yang lalu atau bahkan lebih, desainnya masih terasa nyaman untukmu sendiri. Barang produksi ada yang didesain untuk umur tidak lebih dari setahun, hal tersebut digunakan sebagai strategi pemikat konsumen untuk mengeluarkan produk baru dan desain barunya yang bahkan kadang hardwarenya tidak jauh lebih baik dari produk yang sudah dikeluarkan. Itulah mengapa, kadang kita suka merasa bosan dengan barang kita dan ketika produk baru muncul, kita berkeinginan membeli baru. Untuk itu, belilah desain yang baik.


Dan masih banyak lagi prinsip-prinsip belanja yang bisa teman-teman terapkan dalam kehidupan sehari-hari, saya hanya memberikan beberapa poin besar dari prinsip belanja saya sendiri. Kadang kita merasa terlalu boros, padahal tidak bila kita berpikir investasi dan jangka panjang. Penggunaan uang yang bijak itu bukan berdasar pada jumlahnya, tapi nilai apa yang kita dapatkan dari uang yang telah kita keluarkan. Nah, selamat berbijaksana dalam berbelanja :)

Bandung, 20 Agustus 2014

Semakin dewasa, semakin banyak kebutuhan, semakin berpikir bagaimana caranya bisa memenuhi kebutuhan dan keinginan tanpa harus minta sama orangtua.

(Source: kurniawangunadi)

Over thinking leads to negative thoughts, which then leads to more negative thoughts about why you’re so negative all the time. Let it be. It will be okay, I promise.

Berusaha membuat semuanya berada di dalam kendalimu terkadang justru makin memperkeruh suasana. Kamu akan terjebak pada pikiran-pikiran buruk dan kecemasan yang belum tentu akan terjadi.

Kebiasaan overthinking akan membuatmu jadi orang yang tidak lepas dalam bertindak.Ingin semuanya berjalan lancar memang baik. Tapi berusaha mengatur semuanya agar berjalan sesuai kehendakmu adalah hal yang tidak bijak. Bagaimanapun, ada kekuatan besar di luar dirimu yang perlu kamu percayai. Dia akan memberikan yang terbaik untukmu, selama kamu benar-benar memaksimalkan usaha.

Bukan soal siapa yang bergolongan darah A yang katanya perfectionist, tapi tentang setiap orang-orang, baik dari golongan A, B, AB dan O yang punya kebiasaan over thinking terhadap seseorang atau sesuatu. You might be the one.

Diam bukan berarti tak peduli, Sayang. Karena bagi orang-orang yang mengerti, mereka tahu kapan saatnya diam, kapan saatnya bicara, kapan saatnya berkomentar, kapan saatnya hanya melihat, kapan saatnya mencampuri, kapan saatnya hanya sekedar tahu. Karena bisa jadi, mereka itulah orang-orang yang mendekapmu erat-erat dalam doa.

Serial Ayah-Bunda, Nazrul Anwar (via ichigoichiyo)

Diam bukan berarti tak peduli, Sayang.

(via ratnaeputri)

So what are you gonna do when the world don’t orbit around you?? Don’t go crying to your mama

Paramore - Ain’t It Fun

Aku.

Aku, tidak lupa cara menulis. Tdak pun tentang dirimu.

Bukankah aku yang jatuh terlebih dahulu.

Lalu,

Ah!

Karena dibalik aku, ada kamu. 

Persiapan.

Sebelumnya, selamat Hari Raya Idul Fitri 1435 Hijriah. taqaballahu minna wa minkum shiyamana wa shiyamakum. Memaknai bulan ramadhan yang udah kelewat dan hari H kemarin yang tidak dirayakan bersama kedua orangtua, ternyata tersadari bahwa sebuah persiapan itu penting. Entah persiapan sebelum ataupun persiapan setelah. Maksudnya?

The end is the new beginning, right?

Pengalaman kurang lebih enam belas hari bantu jaga di pintu masuk Tol Cileunyi berharga banget. Pengalaman kerja dapet banget dari mulai dapet pujian dari atasan sampai klaksonan dan teriakan dari pengendara yang gak tau apa-apa soal mesin yang biasa ngerluarin kartu itu (tau kan? jangan-jangan kamu salah satu pengendara yang kemarin ngelaksonin saya) dapet bingits. Temen baru juga dapet, mulai darijauh lebih kenal temen deket (ada novi sama dika soalnya) sama dapet temen baru, yang namanya Tarna Si Anak Lebay juga ada haha. Trus ada jg pengalaman bener2 jauh dari orangtua dan tinggal berdua doang sama kaka dan penting banget yang ini, pengalaman megang gaji pertama hahaha. Exited gak? Terimakasih bos!

Satu lagi yang didapet sih, persiapan itu gak boleh kelewat, physically and of course mentally, sssah. Jangan sampai pas ditengah-tengah kontrak tumbang atau nyerah atau jangan juga setelah kontrak eh malah gak bisa menikmati usaha setelah proses.

Oke cukup sekian laporan terkini dari gerbang Tol Cileunyi Semoga secuplik tulisan tentang curhatan pengalaman ini bisa dimaknai secara bijak dan normal.

Jangan lupa dimaknai secara bijak dan normal, jangan kaya Tarna, Si Anak Lebay.

ehem.

ehem.

(Source: best-of-memes, via tatazkiaan)

Isyarat.

Kamu beri aku isyarat. Tuhan sempat mengizinkan aku untuk menjaga kamu.Tapi memang siapalah aku ini. Aku hanya seorang makhluk Tuhan yang jelas-jelas tidak berhak atas bagaimana dirimu.Tuhan-lah Yang Mahakuasa.

Tapi atas semua isyaratmu selama ini, atas semua cerita tentang awan, langit, dan hujan yang kamu ceritakan.  Aku kira semua itu tentang aku. Ternyata aku hanya burung gagak dalam isyaratmu. Bukan peran utama.

Aku salah sangka.

Tapi aku tidak pernah menyesali atas semua doa-ku tentang kamu. Tidak akan. Maafkan aku yang tidak sempat mengembalikan senyum  yang sempat kamu berikan. 

Kamu beri aku isyarat jelas-jelas, ternyata Tuhan hanya mengizinkan aku untuk menjagamu dengan doa-ku.

Semoga Tuhan masih mengizinkan kita untuk saling menjagamu, walau hanya dengan doa tanpa raga.

Edisi 16 Juli 2014. Mungkin kalau dikasih umur panjang, tahun depan bisa kirim doa lagi. Aamiin. Selamat 20 tahunan!! You’re part of me, guys. xoxo @hafizaa @ayavanis @megasch

Biasakan.

Pada (si)apa kamu peduli? Biasakan untuk tidak sakit hati. Pada (si)apa kamu merindu? Biasakan untuk tidak makan hati.

Aku tidak mau banyak bicara, aku takut kamu belum terbiasakan mendengar.

Aku tidak ingin ada yang pergi. Bahkan, malam ini pun aku berharap aku tidak akan pergi sendirian.

Atau apa mungkin maksudmu selama ini adalah membiasakan aku pergi sendirian?

Kini aku mulai terbiasakan.

1 / 47